<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Keladi Tikus &#124; Obat Kanker Herbal Alami</title>
	<atom:link href="http://keladitikus.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://keladitikus.com</link>
	<description>Informasi dan cari kapsul keladi tikus  SMS : 0857-322-556-19</description>
	<lastBuildDate>Mon, 21 May 2012 03:29:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Kanker Hati – Karsinoma Hepatoseluler</title>
		<link>http://keladitikus.com/2012/05/21/kanker-hati-%e2%80%93-karsinoma-hepatoseluler/</link>
		<comments>http://keladitikus.com/2012/05/21/kanker-hati-%e2%80%93-karsinoma-hepatoseluler/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 May 2012 03:29:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jenis Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[macam2 kanker]]></category>
		<category><![CDATA[penelitian kanker]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keladitikus.com/?p=761</guid>
		<description><![CDATA[Kanker hati (karsinoma hepatoseluler) adalah kanker yang timbul dari hati yang juga dikenal sebagai kanker hati primer atau hepatoma. Hati adalah organ yang terdiri dari tipe sel yang berbeda (misalnya, saluran empedu, pembuluh darah, dan sel-sel lemak). Namun sel-sel hati &#8230; <a href="http://keladitikus.com/2012/05/21/kanker-hati-%e2%80%93-karsinoma-hepatoseluler/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://keladitikus.com/">Kanker</a> hati (karsinoma hepatoseluler) adalah kanker yang timbul dari hati yang juga dikenal sebagai kanker hati primer atau hepatoma. Hati adalah organ yang terdiri dari tipe sel yang berbeda (misalnya, saluran empedu, pembuluh darah, dan sel-sel lemak). Namun sel-sel hati (hepatosit) membentuk 80% dari jaringan hati. Dengan demikian, sebagian besar kanker hati primer (lebih dari 90% -95%) timbul dari sel-sel hati dan disebut kanker hati atau karsinoma.</p>
<p>Ketika pasien atau dokter berbicara tentang <a href="http://keladitikus.com/">kanker</a> hati, mereka sering mengacu pada kanker lain yang telah menyebar ke hati, karena biasanya kanker hati berasal dari organ lain (seperti usus besar, payudara, pankreas, dan paru-paru). Lebih khusus, jenis kanker hati yang disebut penyakit hati metastatik (kanker) atau kanker hati sekunder. Ini adalah penyakit yang telah menjadi masalah umum jauh lebih di seluruh dunia dari kanker hati primer dan sering menyebabkan kebingungan, karena istilah kanker hati sebenarnya dapat mengacu ke kanker hati metastatik atau kanker hati sekunder.Kanker hati adalah kanker paling umum ketiga di dunia yang terjadi pada laki-laki maupun perempuan.<br />
Penyebaran kanker hati</p>
<p>Kanker hati adalah sebuah kanker mematikan! membunuh hampir semua pasien yang menderita dalam setahun. Pada tahun 2000, diperkirakan bahwa ada sekitar 564.000 kasus baru kanker hati di seluruh dunia, dan sejumlah pasien meninggal akibat penyakit ini. Sekitar tiga perempat dari kasus kanker hati ditemukan di Asia Tenggara (Cina, Hong Kong, Taiwan, Korea, dan Jepang). Kanker hati juga penyakit yang sangat umum di sub-Sahara Afrika (Mozambik dan Afrika Selatan).</p>
<p>Frekuensi kanker hati di Asia Tenggara (termasuk di Negara Indonesia) dan sub-Sahara Afrika lebih besar dari 100 kasus per 100.000 penduduk. Sebaliknya, frekuensi kanker hati di Negara belahan dunia lainnya seperti Amerika Utara dan Eropa Barat jauh lebih rendah, kurang dari lima per 100.000 penduduk.</p>
<p>Mengenali penyakit hati secara dini adalah hal yang sangat baik, pada perkembangannya diperlukan <a href="http://www.kesehatan123.com/1091/kanker-hati/">analisis dokter </a>atau tim ahli karena seperti yang disebutkan tadi bahwa kanker hati biasanya berasal dari penyebaran kanker lain.</p>
<p>Sumber : http://www.kesehatan123.com/1091/kanker-hati/</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keladitikus.com/2012/05/21/kanker-hati-%e2%80%93-karsinoma-hepatoseluler/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kanker Lambung</title>
		<link>http://keladitikus.com/2012/05/19/kanker-lambung/</link>
		<comments>http://keladitikus.com/2012/05/19/kanker-lambung/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 May 2012 03:55:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jenis Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[macam2 kanker]]></category>
		<category><![CDATA[penelitian kanker]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keladitikus.com/?p=757</guid>
		<description><![CDATA[DEFINISI Tumor jinak di lambung agaknya tidak menimbulkan gejala atau masalah medis. Tetapi kadang-kadang, beberapa mengalami perdarahan atau berkembang menjadi kanker. Sekitar 99% kanker lambung adalah adenokarsinoma. Kanker lambung lainnya adalah leiomiosarkoma (kanker otot polos) dan limfoma. Kanker lambung lebih &#8230; <a href="http://keladitikus.com/2012/05/19/kanker-lambung/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>DEFINISI</p>
<p>Tumor jinak di lambung agaknya tidak menimbulkan gejala atau masalah medis. Tetapi kadang-kadang, beberapa mengalami perdarahan atau berkembang menjadi kanker.</p>
<p>Sekitar 99% <a href="http://pernikmuslim.com/">kanker </a>lambung adalah adenokarsinoma.<br />
Kanker lambung lainnya adalah leiomiosarkoma (kanker otot polos) dan limfoma.</p>
<p>Kanker lambung lebih sering terjadi pada usia lanjut.<br />
Kurang dari 25 % kanker tertentu terjadi pada orang di bawah usia 50 tahun.<br />
Di Cina, Jepang, Cili dan Iceland, kanker lambung sering sekali ditemukan.<br />
Di AS, lebih sering terjadi pada orang miskin, orang kulit hitam dan orang yang tinggal di utara. Dan merupakan penyebab kematian no 7, yang terjadi pada sekitar 8 dari setiap 100.000 orang.<br />
PENYEBAB</p>
<p><a href="http://pernikmuslim.com/">Kanker</a> lambung sering dimulai pada sisi dimana lapisan lambung meradang. Tetapi banyak ahli yakin bahwa peradangan adalah akibat dari kanker lambung, bukan sebagai penyebab kanker.<br />
Beberapa ahli berpendapat, ulkus gastrikum bisa menyebabkan kanker. Tapi kebanyakan penderita ulkus dan kanker lambung, kemungkinan sudah mengidap kanker yang tidak terdeteksi sebelum tukaknya terbentuk.</p>
<p>Helicobacter pylori, kuman yang memegang peranan penting dalam ulkus duodenalis, juga bisa berperan dalam terjadinya kanker lambung.</p>
<p>Polip lambung, suatu pertumbuhan jinak yang berbentuk bundar, yang tumbuh ke dalam rongga lambung, diduga merupakan pertanda kanker dan oleh karena itu polip selalu diangkat.<br />
Kanker mungkin terjadi bersamaan dengan jenis polip tertentu, yaitu polip yang lebih besar dari 1,8 cm atau polip yang jumlahnya lebih dari 1.</p>
<p>Faktor makanan tertentu diperkirakan berperan dalam pertumbuhan kanker lambung.<br />
Faktor-faktor ini meliputi :<br />
- asupan garam yang tinggi<br />
- asupan karbohidrat yang tinggi<br />
- asupan bahan pengawet (nitrat) yang tinggi<br />
- asupan sayuran hijau dan buah yang kurang.<br />
Tetapi tidak satupun dari faktor-faktor tersebut yang telah terbukti menyebabkan kanker.<br />
GEJALA</p>
<p>Pada stadium awal kanker lambung, gejalanya tidak jelas dan sering tidak dihiraukan.<br />
Jika gejalanya berkembang, bisa membantu menentukan dimana lokasi <a href="http://pernikmuslim.com/">kanker </a>lambung tersebut. Sebagai contoh, perasaan penuh atau tidak nyaman setelah makan bisa menunjukkan adanya kanker pada bagian bawah lambung.</p>
<p>Penurunan berat badan atau kelelahan biasanya disebabkan oleh kesulitan makan atau ketidakmampuan menyerap beberapa vitamin dan mineral.</p>
<p>Anemia bisa diakibatkan oleh perdarahan bertahap yang tidak menyebabkan gejala lainnya.<br />
Kadang penderita juga bisa mengalami muntah darah yang banyak (hematemesis) atau mengeluarkan tinja kehitaman (melena).</p>
<p>Bila kanker lambung bertambah besar, mungkin akan teraba adanya massa pada dinding perut.</p>
<p>Pada stadium awal, tumor lambung yang kecil bisa menyebar (metastasis) ke tempat yang jauh.<br />
Penyebaran tumor bisa menyebabkan pembesaran hati, sakit kuning (jaundice), pengumpulan cairan di perut (asites) dan nodul kulit yang bersifat ganas.<br />
Penyebaran kanker juga bisa menyebabkan pengeroposan tulang, sehingga terjadi patah tulang.<br />
DIAGNOSA</p>
<p>Gejala kanker lambung bisa dikelirukan dengan tukak lambung.<br />
Bila gejala tidak hilang setelah penderita minum obat untuk ulkus atau bila gejalanya meliputi penurunan berat badan, maka dicurigai suatu kanker lambung.</p>
<p>Pemeriksaan rontgen yang menggunakan barium untuk menandai perubahan di permukaan lambung sering dilakukan, tetapi jarang bisa menemukan kanker lambung yang kecil dan dalam stadium awal.</p>
<p>Endoskopi adalah prosedur diagnostik yang paling baik karena :<br />
- memungkinkan dokter melihat lambung secara langsung<br />
- bisa mencari adanya Helicobacter pylori, kuman yang berperan dalam kanker lambung<br />
- bisa mengambil contoh jaringan untuk pemeriksaan mikroskopis.<br />
PENGOBATAN</p>
<p>Polip lambung jinak diangkat dengan menggunakan endoskopi.</p>
<p>Bila karsinoma ditemukan di dalam lambung, pembedahan biasanya dilakukan untuk mencoba menyembuhkannya.<br />
Sebagian besar atau semua lambung dan kelenjar getah bening di dekatnya ikut diangkat.</p>
<p>Bila karsinoma telah menyebar ke luar dari lambung, tujuan pengobatannya adalah untuk mengurangi gejala dan memperpanjang harapan hidup.<br />
Kemoterapi dan terapi penyinaran bisa meringankan gejala.<br />
Hasil kemoterapi dan terapi penyinaran pada limfoma lebih baik daripada karsinoma. Mungkin penderita akan bertahan hidup lebih lama bahkan bisa sembuh total.<br />
PENCEGAHAN</p>
<p>Tidak jelas apa yang menyebabkan kanker perut, jadi tidak ada cara untuk mencegahnya. Tetapi Anda dapat mengambil langkah-langkah untuk mengurangi risiko kanker perut dengan membuat perubahan kecil kehidupan sehari-hari Anda. Sebagai contoh, cobalah untuk:</p>
<p>1.    Makan lebih banyak buah dan sayuran. Cobalah untuk memasukkan lebih banyak buah dan sayuran ke dalam makanan setiap hari. Memilih berbagai jenis buah-buahan dan sayuran berwarna.<br />
2.    Mengurangi jumlah makanan diasap dan asin yang anda makan. Lindungi perut Anda dengan membatasi makanan ini. Coba dengan bumbu dan cara lain untuk penyedap makanan yang tidak menambahkan natrium.<br />
3.    Berhenti merokok. Jika Anda merokok, berhenti. Jika Anda tidak merokok, jangan mulai. Merokok meningkatkan risiko kanker perut, dan juga banyak jenis kanker lainnya. Berhenti merokok bisa sangat sulit, sehingga mintalah bantuan dokter.<br />
4.    Tanyakan kepada dokter Anda tentang risiko kanker perut. Beberapa kondisi medis yang meningkatkan risiko kanker perut, seperti anemia, maag dan perut polip. Jika Anda telah didiagnosa dengan salah satu kondisi tersebut, tanyakan kepada dokter bagaimana ini mempengaruhi risiko kanker perut. Bersama Anda dapat mempertimbangkan periodik endoskopi untuk mencari tanda-tanda kanker perut. Tidak ada pedoman untuk menentukan siapa yang harus menjalani skrining untuk kanker lambung di Amerika Serikat. Tetapi dalam beberapa kasus, Anda dan dokter Anda dapat memutuskan risiko Anda cukup tinggi bahwa manfaat dari skrining lebih besar daripada potensi resiko.</p>
<p>Sumber : http://medicastore.com/penyakit/1010/Kanker_Lambung.html</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keladitikus.com/2012/05/19/kanker-lambung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KANKER  MULUT  RAHIM</title>
		<link>http://keladitikus.com/2012/05/18/kanker-mulut-rahim/</link>
		<comments>http://keladitikus.com/2012/05/18/kanker-mulut-rahim/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 May 2012 03:47:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jenis Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[macam2 kanker]]></category>
		<category><![CDATA[penelitian kanker]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keladitikus.com/?p=748</guid>
		<description><![CDATA[Selama ini kanker mulut rahin belum ada obat penawarnya, namun tumbuhan tembakau bisa menjadi alternatif. Ini salah satu manfaat tumbuhan tembakau. Berdasarkan penelitian, tumbuhan tersebut mampu menjadi wadah perkembangan genetik human papilloma virus (HPV) memproduksi sel kuman yang nantinya dapat &#8230; <a href="http://keladitikus.com/2012/05/18/kanker-mulut-rahim/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selama ini kanker mulut rahin belum ada obat penawarnya, namun tumbuhan tembakau bisa menjadi alternatif. Ini salah satu manfaat tumbuhan tembakau. Berdasarkan penelitian, tumbuhan tersebut mampu menjadi wadah perkembangan genetik human papilloma virus (HPV) memproduksi sel kuman yang nantinya dapat menjadi antibodi bagi virus pencetus kanker mulut rahim.<br />
Penelitian terbaru mengenai obat penawar <a href="http://pernikmuslim.com/">kanker</a> mulut rahim itu kini sedang dilakukan para ilmuwan dari Pusat Kesehatan Universitas Georgetown (Georgetown University Medical Center) dan Universitas North Carolina, Amerika Serikat. </p>
<p>Setelah diteliti, ternyata secara genetik tumbuhan tembakau mengandung sumber protein yang dapat menstimulasi antibodi terhadap HPV yang menjadi penyebab terjadinya<a href="http://pernikmuslim.com/"> kanker</a> mulut rahim. Proyek penelitian tersebut didanai tiga juta dolar AS dari kocek pemerintah pusat sebagai bagian peraturan perundangan tentang perkebunan yang baru-baru ini dikeluarkan Kongres.<br />
Kepala Peneliti di Georgetown University, Washington DC, Dr. Kenneth Dretchen mengatakan ide penelitian itu antara lain mengembangkan antibodi terhadap HPV. Untuk beberapa alasan HPV tidak berkembang biak dengan baik di bawah kondisi mikrobiologi normal.<br />
Setelah diteliti, ternyata lingkungan yang tepat untuk perkembangan sel kuman itu terdapat pada tumbuhan tembakau. Meskipun terdengar aneh dan mengada-ada,  Dretchen mengatakan pihaknya telah lama melakukan penelitian terhadap virus HPV itu di Georgetown.<br />
Namun, yang menjadi kendala adalah kurangnya kuantitas antibodi yang dibutuhkan untuk mencukupi kebutuhan penyembuhan secara besar-besaran.<br />
Penelitian itu dimaksudkan juga untuk mencari solusi pengembangan kuantitas virus antibodi. </p>
<p>Sementara itu North Carolina State University akan menggunakan tenaga ahlinya dalam penanaman tembakau.  Mereka akan memproduksi dan mengadakan tes terhadap antibodi tersebut , yang nantinya akan memakan waktu   2-3 tahun sebelum dilakukan tes laboratorium. Penelitian tersebut adalah salah satu upaya mencari pengobatan bagi kanker mulut rahim yang hingga kini belum diketahui obat penawarnya. </p>
<p>Selama ini pengobatan / terapi atas kanker mulut rahim ada tiga, yaitu : operasi, radiasi (penyinaran) dan kemoterapi.  Masing-masing terapi itu dilakukan dokter menurut stadium kanker yang dialami pasien dan dengan pertimbangan kaidah dan risiko bagi pasien. </p>
<p>Kanker leher rahim sampai kini belum diketahui penyebabnya. Namun berdasarkan penelitian terbaru,   virus HPV merupakan salah satu pemicunya.   HPV dapat menjangkiti seorang wanita jika pasangan seksualnya mengidap virus tersebut akibat gonta &#8211; ganti pasangan. Selain itu, wanita yang mempunyai kebiasaan merokok juga rawan terkena   kanker ini.<br />
Zat nikotin yang dikandung tembakau   mempunyai kecenderungan mempengaruhi selaput lendir pada tubuh, termasuk selaput lendir mulut rahim, sehingga membuatnya rentan terhadap sel-sel kanker.<br />
Pengidap kanker ini biasanya perempuan usia produktif, pernah melakukan hubungan seks, sering berganti pasangan seksual, kawin dalam usia relatif   muda ( belum berusia 17 tahun)   dan banyak melahirkan.<br />
Pada kasus   kanker mulut rahim, hampir tidak pernah terjadi pada wanita yang belum pernah melakukan hubungan seksual. Namun, sebaiknya kaum wanita secara rutin melakukan pemeriksaan pap smear setahun sekali setelah berhubungan seks, atau tiga bulan setelah melahirkan untuk mendeteksi ada atau tidaknya prakanker / displasia.<br />
Kelemahan   pemeriksaan   pap smear ini, antara lain disebabkan   pengeluaran cairan dari vagina kurang memadai hingga sel di dalamnya tidak terllihat. Kelemahan lain, disebutkan kemungkinana zat pewarnaan   yang digunakan sudah melampaui   batas waktu (expire date). </p>
<p>Kendala lain menyangkut human error, misalnya ahli patologi yang membaca hasil pemeriksaan kebetulan matanya lelah, sehingga terjadi kesalahan. Akan anggapan kanker mulut rahim dapat muncul tiba-tiba, tidak benar. Asalkan rutin  memeriksakan diri, keberadaan HPV   dapat dideteksi.<br />
Displasia atau prakanker terdiri dari tiga tahapan, yaitu ringan, sedang dan berat. Dari tahap displasia menjadi kanker stadium dini, memakan waktu dua tahun. Untuk membuktikan displasia setelah menjalani pemeriksaan   pap smear dan dijumpai kelainan, selanjutnya dilakukan biopsi, jaringan kanker dipotong dan diambil untuk pemeriksaan laboratorium.<br />
Mengenai   gejala <a href="http://pernikmuslim.com/">kanker</a> mulut rahim itu,   pada tahap displasia sampai stadium I, praktis tanpa keluhan.   Baru menginjak stadium  1 A- 3b terdapat keluhan pasien, sedangkan pada stadium 4B sel kanker sudah menjalar ke otak dan paru-paru. Penyakit kanker mulut rahim, merupakan penyakit yang banyak diidap kaum wanita di Indonesia.</p>
<p>Sumber : http://nusaindah.tripod.com/kankermulutrahim.htm</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keladitikus.com/2012/05/18/kanker-mulut-rahim/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>TANDA-TANDA KANKER SERVIKS &#124; GEJALA KANKER MULUT RAHIM</title>
		<link>http://keladitikus.com/2012/05/17/tanda-tanda-kanker-serviks-gejala-kanker-mulut-rahim/</link>
		<comments>http://keladitikus.com/2012/05/17/tanda-tanda-kanker-serviks-gejala-kanker-mulut-rahim/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 May 2012 03:39:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jenis Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Penyebab & Gejala Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[macam2 kanker]]></category>
		<category><![CDATA[penelitian kanker]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keladitikus.com/?p=739</guid>
		<description><![CDATA[Apakah Anda pernah mendengar penyakit Kanker Serviks atau kanker mulut rahim? Mungkin pernah! Tapi apakah Anda sudah mengenal lebih mendalam soal penyakit yang menduduki peringkat no. 2 setelah kanker payudara – “pembunuh” wanita di muka bumi ini? Apa itu Kanker &#8230; <a href="http://keladitikus.com/2012/05/17/tanda-tanda-kanker-serviks-gejala-kanker-mulut-rahim/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apakah Anda pernah mendengar penyakit <a href="http://www.pernikmuslim.com">Kanker</a> Serviks atau kanker mulut rahim? Mungkin pernah! Tapi apakah Anda sudah mengenal lebih mendalam soal penyakit yang menduduki peringkat no. 2 setelah kanker payudara – “pembunuh” wanita di muka bumi ini? Apa itu Kanker Serviks?</p>
<p>Pengertian Kanker Serviks</p>
<p>Kanker Serviks adalah kanker yang menyerang area serviks atau leher rahim, yaitu area bawah pada rahim yang menghubungkan rahim dan vagina. Kanker ini disebabkan oleh virus bernama Human Papilloma Virus – atau yang lebih dikenal virus HPV ini.</p>
<p>Biasanya<a href="http://www.pernikmuslim.com"> kanker</a> serviks baru akan menujukkan gejala serius, setelah 10-20 tahun kedepan pada wanita yang menikah atau aktif secara seksual. Karena pada fase prakanker dan stadium awal, memang tidak menujukkan gejala apapun. Dan juga karena banyak dari pasien kanker serviks baru menyadari dan melakukan pengobatan ketika stadium kankernya sudah akut.<br />
Siapa yang berpotensi terinfeksi virus HPV?</p>
<p>Baik wanita maupun pria yang sudah aktif secara seksual, baik wanita maupun pria, sangat berpotensi terjangkit virus HPV. Karena virus ini mudah sekali menjakiti para pasangan yang aktif berhubungan intim.</p>
<p>Meruntun dari penyebab timbulnya penyakit kanker serviks, keberadaan penyakit kutil kelamin juga salah satu faktor pendukung menyebarnya virus HPV. Penyakit kutil kelamin juga disebabkan oleh virus HPV. Namun bedanya, kalau kanker serviks disebabkan oleh HPV tipe 16 dan 18, kutil kelamin disebabkan oleh HPV tipe 6 dan 11.</p>
<p>Kutil kelamin adalah benjolan-benjoilan yang tumbuh pada alat kelamin manusia dalam berbagai variasi bentuk. Pada wanita, kutil kelamin tumbuh pada vulva dan serviks. Sedangkan padapria, kutil kelamin akan cenderung muncul pada penis atau skrotum dan pada beberapa kasus tertentu kutil kelamin tumbuh pada area selangkangan.</p>
<p>Bagi pria yang terkena kutil kelamin, keluhan yang akan dirasakan yaitu rasa gata dan panas, pendarahan dan rasa sakit pada penis, strotum dan daerah anal. Pada wanita, keluhan yang akan dirasakan hampir sama dengan pria, yakni rasa gatal dan panas. Terutama pada wanita yang sedang mengandung, kutil kelamin yang diderita bisa menjangkiti janin dalam kandungannya pada saat lahir.</p>
<p>Kutil kelamin bisa menembus dan bertransmisi pada bayi, sehingga akan menyebabkan timbulnya kutil pada leher bayi dan membuat bayi kesulitan bernafas, yang mengarah pada pertumbuhan kanker leher.<br />
Prosentase penyebaran Kanker Serviks</p>
<p>Di seluruh dunia, kasus penyakit kanker serviks ini sudah dialami oleh 1,4 juta wanita. Dan menurut data Globocan 2002 yang didapat dari Yayasan <a href="http://www.pernikmuslim.com">Kanker </a>Indonesia terdapat lebih dari 40.000 kasus baru kanker serviks dengan kisaran angka kematian yang menembus angka 22.000 pada wanita di Asia Tenggara. Dalam hal ini, Indonesia merupakan negara di ASEAN yang menduduki peringkat teratas untuk total kematian kanker serviks pada wanita dan ditambah dengan angka kasus baru sekitar 20 kasus per hari.<br />
Dampak Kanker Serviks bagi penderita</p>
<p>Tidak hanya sakit secara fisik, namun terjangkit virus HPV – yang menyebabkan kanker serviks dan juga kutil kelamin, bisa menggangu penderita secara psikis, yang menyebabkan turunnya tingkat kepercayaan diri dalam kehidupan sosial dan juga kehidupan rumah tangganya, terutama aktivitas seksual bagi pasanganyang sudah menikah atau aktif secara seksual.<br />
Pencegahan Kanker Serviks</p>
<p>* Bila mungkin, hindari faktor resiko yaitu bergati pasangan seksual lebih dari satu dan berhubungan seks dibawah usia 20 karena secara fisik seluruh organ intim dan yang terkait pada wanita baru matang pada usia 21 tahun.</p>
<p>* Bagi wanita yang aktif secara seksual, atau sudah pernah berhubungan seksual, dianjurkan untuk melakukan tes HPV, Pap Smear, atau tes IVA, untuk mendeteksi keberadaanHuman Papilloma Virus (HPV), yang merupakan biang keladi dari tercetusnya penyakit kanker serviks.</p>
<p>* Bagi wanita yang belum pernah berhubungan seks, atau anak-anak perempuan dan laki-laki yang ingin terbentengi dari serangan virus HPV, bisa menjalani vaksinasi HPV. Vaksin HPV dapat mencegah infeksi HPV tipe 16 dan 18. Dan dapat diberikan mulaidari usia 9-26 tahun, dalam bentuk suntikan sebanyak 3 kali (0-2-6 bulan). Dan biayanya pun terbilang murah.</p>
<p>* Menjaga pola makan seimbang dan bergizi, serta menjalani gaya hidup sehat (berolahraga).<br />
Pengobatan Kanker Seviks</p>
<p>Pengobatan Kanker Seviks dapat dilakukan dengan pembedahan (pengangkatan leher rahim, indung telur dan seluruh jaringan di sekitarnya), Radioterapi dan Kemoterapi. Tingkat keberhasilan pengobatan ini tentunya tergantung dari tingkatan kanker serviks yang dialami oleh si penderita. Dari segi biaya, pengobatan kanker serviks ini tergolong mahal.</p>
<p>Kanker serviks dapat dicegah dan diobati apabila setiap orang menyadari bahwa keberadaan virus HPV ini tidak boleh dipandang sebelah mata dan dapat menyerang siapa saja, tanpa pandang bulu.</p>
<p>Sumber : http://www.isdaryanto.com/cara-mencegah-kanker-serviks</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keladitikus.com/2012/05/17/tanda-tanda-kanker-serviks-gejala-kanker-mulut-rahim/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Efektifkah Vaksin Kanker Serviks</title>
		<link>http://keladitikus.com/2012/05/16/efektifkah-vaksin-kanker-serviks/</link>
		<comments>http://keladitikus.com/2012/05/16/efektifkah-vaksin-kanker-serviks/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 May 2012 04:03:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jenis Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[macam2 kanker]]></category>
		<category><![CDATA[penelitian kanker]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keladitikus.com/?p=736</guid>
		<description><![CDATA[Di balik efeknya yang mematikan, kanker leher rahim atau serviks dapat dicegah dengan vaksinasi. Pencegahan dilakukan dengan menghambat perkembangan Human Papiloma Virus (HPV), penyebab kanker serviks. Namun seberapa efektifkah vaksin tersebut? “Vaksin ini efektif untuk orang di usia berapapun, asalkan &#8230; <a href="http://keladitikus.com/2012/05/16/efektifkah-vaksin-kanker-serviks/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di balik efeknya yang mematikan,<a href="http://www.pernikmuslim.com"> kanker</a> leher rahim atau serviks dapat dicegah dengan vaksinasi. Pencegahan dilakukan dengan menghambat perkembangan Human Papiloma Virus (HPV), penyebab kanker serviks. Namun seberapa efektifkah vaksin tersebut?</p>
<p>“Vaksin ini efektif untuk orang di usia berapapun, asalkan dia belum terinfeksi HPV. Jika tubuh sudah terinfeksi, pemberian vaksin menjadi kurang efektif,” ujar penemu vaksin HPV, Profesor Ian Frazer di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta, Selasa, 26 April 2011.</p>
<p>Frazer yang berkunjung ke Indonesia 25-28 April ini mengklaim bahwa vaksin ciptaannya sangat efektif mencegah <a href="http://www.pernikmuslim.com">kanker</a> serviks yang banyak membunuh wanita. Namun, bagi mereka yang aktif secara seksual, disarankan melakukan screening sebelum melakukan vaksin pencegahan.</p>
<p>“Screening diperlukan untuk mendeteksi adanya virus penyebab serviks dalam tubuh. Jadi, jika virus sudah ada dalam tubuh, pemberian vaksin tidak akan bekerja secara efektif,” katanya.</p>
<p>Pria kelahiran 6 Januari 1953 ini juga menyatakan, vaksin HPV akan lebih efektif jika diberikan sejak usia anak-anak, mulai 9,5 tahun. Di usia ini, kadar antibodi masih tinggi. Pemberian vaksin diharapkan mampu melindungi wanita dari kanker hingga 20 tahun setelahnya, bahkan lebih lama lagi.</p>
<p>Berdasarkan penelitiannya, ada lebih 100 tipe HPV. Dan, vaksin tersebut efektif membunuh HPV tipe 16 dan 18, dengan tingkat keberhasilan mencapai 80-95 persen. Bahkan, vaksin tersebut mampu melakukan cross protection untuk menangkal tipe HPV jenis lainnya.</p>
<p>Tak sekadar berkunjung dan bertemu para ilmuwan dan peneliti Indonesia, Frazer berkeliling untuk berbagi pengalaman ke beberapa universitas di Jakarta dan Surabaya. Melengkapi kunjungannya, ia memutar film dokumenter &#8216;Catching Cancer&#8217;, sebagai sarana menambah wawasan seputar kanker.</p>
<p>Sumber : http://kosmo.vivanews.com/news/read/216829-seberapa-efektif-vaksin-kanker-serviks</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keladitikus.com/2012/05/16/efektifkah-vaksin-kanker-serviks/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kanker leher rahim</title>
		<link>http://keladitikus.com/2012/05/15/kanker-leher-rahim/</link>
		<comments>http://keladitikus.com/2012/05/15/kanker-leher-rahim/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 May 2012 04:09:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jenis Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Penyebab & Gejala Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[macam2 kanker]]></category>
		<category><![CDATA[penelitian kanker]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keladitikus.com/?p=734</guid>
		<description><![CDATA[Kanker leher rahim atau disebut juga kanker serviks adalah sejenis kanker yang 99,7% disebabkan oleh human papilloma virus (HPV) onkogenik, yang menyerang leher rahim.Kanker ini dapat hadir dengan pendarahan vagina, tetapi gejala kanker ini tidak terlihat sampai kanker memasuki stadium &#8230; <a href="http://keladitikus.com/2012/05/15/kanker-leher-rahim/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kanker leher rahim atau disebut juga kanker serviks adalah sejenis kanker yang 99,7% disebabkan oleh human papilloma virus (HPV) onkogenik, yang menyerang leher rahim.Kanker ini dapat hadir dengan pendarahan vagina, tetapi gejala kanker ini tidak terlihat sampai kanker memasuki stadium yang lebih jauh, yang membuat kanker leher rahim fokus pengamatan menggunakan Pap smear. Di negara berkembang, penggunaan secara luas program pengamatan leher rahim mengurangi insiden kanker leher rahim yang invasif sebesar 50% atau lebih. Kebanyakan penelitian menemukan bahwa infeksi human papillomavirus (HPV) bertanggung jawab untuk semua kasus kanker leher rahim. Perawatan termasuk operasi pada stadium awal, dan kemoterapi dan/atau radioterapi pada stadium akhir penyakit.<br />
<span id="more-734"></span><br />
Infeksi</p>
<p>Human papilloma virus (HPV) 16 dan 18 merupakan penyebab utama pada 70% kasus kanker serviks di dunia. Perjalanan dari infeksi HPV hingga menjadi kanker serviks memakan waktu yang cukup lama, yaitu sekitar 10 hingga 20 tahun. Namun proses penginfeksian ini seringkali tidak disadari oleh para penderita, karena proses HPV kemudian menjadi pra-kanker sebagian besar berlangsung tanpa gejala.<br />
Gejala</p>
<p>Kanker leher rahim pada stadium awal tidak menunjukkan gejala yang khas, bahkan bisa tanpa gejala. Pada stadium lanjut sering memberikan gejala : perdarahan post coitus, keputihan abnormal, perdarahan sesudah mati haid (menopause) serta keluar cairan abnormal (kekuning-kuningan, berbau dan bercampur darah).<br />
Faktor Resiko<br />
Faktor Alamiah</p>
<p>Faktor alamiah adalah faktor-faktor yang secara alami terjadi pada seseorang dan memang kita tidak berdaya untuk mencegahnya. Yang termasuk dalam faktor alamiah pencetus kanker serviks adalah usia diatas 40 tahun. Semakin tua seorang wanita maka makin tinggi risikonya terkena kanker serviks. Tentu kita tidak bisa mencegah terjadinya proses penuaan. Akan tetapi kita bisa melakukan upaya-upaya lainnya untuk mencegah meningkatnya risiko kanker serviks. Tidak seperti kanker pada umumnya, faktor genetik tidak terlalu berperan dalam terjadinya kanker serviks. Ini tidak berarti Anda yang memiliki keluarga bebas kanker serviks dapat merasa aman dari ancaman kanker serviks. Anda dianjurkan tetap melindungi diri Anda terhadap kanker serviks.<br />
Faktor Kebersihan</p>
<p>    Keputihan yang dibiarkan terus menerus tanpa diobati. Ada 2 macam keputihan,  yaitu yang normal dan yang tidak normal. Keputihan normal bila lendir berwarna bening, tidak berbau, dan tidak gatal. Bila salah satu saja dari ketiga syarat tersebut tidak terpenuhi berarti keputihan tersebut dikatakan tidak normal. Segeralah berkonsultasi dengan dokter Anda bila Anda mengalami keputihan yang tidak normal.<br />
    Penyakit Menular Seksual (PMS). PMS merupakan penyakit-penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual. PMS yang cukup sering dijumpai antara lain sifilis, gonore, herpes simpleks, HIV-AIDS, kutil kelamin, dan virus HPV.<br />
    Pemakaian pembalut yang mengandung bahan dioksin. Dioksin merupakan bahan pemutih yang digunakan untuk memutihkan pembalut hasil daur ulang dari barang bekas, misalnya krayon, kardus, dan lain-lain.<br />
    Membasuh kemaluan dengan air yang tidak bersih, misalnya di toilet-toilet umum yang tidak terawat. Air yang tidak bersih banyak dihuni oleh kuman-kuman.</p>
<p>Faktor Pilihan</p>
<p>Faktor ketiga adalah faktor pilihan, mencakup hal-hal yang bisa Anda tentukan sendiri, diantaranya berhubungan seksual pertama kali di usia terlalu muda. Berganti-ganti partner seks. Lebih dari satu partner seks akan meningkatkan risiko penularan penyakit kelamin, termasuk virus HPV. Memiliki banyak anak (lebih dari 5 orang). Saat dilahirkan, janin akan melewati serviks dan menimbulkan trauma pada serviks. Bila Anda memutuskan untuk memiliki banyak anak, makin sering pula terjadi trauma pada serviks. Tidak melakukan Pap Smear secara rutin. Pap Smear merupakan pemeriksaan sederhana yang dapat mengenali kelainan pada serviks. Dengan rutin melakukan papsmear, kelainan pada serviks akan semakin cepat diketahui sehingga memberikan hasil pengobatan semakin baik.<br />
Pencegahan</p>
<p>Pencegahan terhadap kanker serviks dapat dilakukan dengan program skrinning dan pemberian vaksinasi. Di negara maju, kasus kanker jenis ini sudah mulai menurun berkat adanya program deteksi dini melalui pap smear. Vaksin HPV akan diberikan pada perempuan usia 10 hingga 55 tahun melalui suntikan sebanyak tiga kali, yaitu pada bulan ke nol, satu, dan enam. Dari penelitian yang dilakukan, terbukti bahwa respon imun bekerja dua kali lebih tinggi pada remaja putri berusia 10 hingga 14 tahun dibanding yang berusia 15 hingga 25 tahun.<br />
Jenis Pencegahan</p>
<p>    Pencegahan primer, yaitu usaha untuk mengurangi atau menghilangkan kontak dengan karsinogen untuk mencegah inisiasi dan promosi pada proses karsinogen.<br />
    Pencegahan sekunder, termasuk skrining dan deteksi dini untuk menemukan kasus-kasus dini sehingga kemungkinan penyembuhan dapat ditingkatkan.<br />
    Pencegahan tertier, merupakan pengobatan untuk mencegah komplikasi klinik dan kematian awal.</p>
<p>Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Kanker_leher_rahim</p>
<p><a href="http://pernikmuslim.com/list/all/3-butik-bayi-anakanak">Lihat Semuanya Disini Butik Bayi Anak-anak</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keladitikus.com/2012/05/15/kanker-leher-rahim/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kanker Serviks</title>
		<link>http://keladitikus.com/2012/05/14/kanker-serviks-2/</link>
		<comments>http://keladitikus.com/2012/05/14/kanker-serviks-2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 May 2012 03:40:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jenis Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Penyebab & Gejala Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[macam2 kanker]]></category>
		<category><![CDATA[penelitian kanker]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keladitikus.com/?p=732</guid>
		<description><![CDATA[Kanker serviks atau kanker leher rahim (sering juga disebut kanker mulut rahim) merupakan salah satu penyakit kanker yang paling banyak terjadi bagi kaum wanita. Setiap satu jam, satu wanita meninggal di Indonesia karena kanker serviks atau kanker leher rahim ini. &#8230; <a href="http://keladitikus.com/2012/05/14/kanker-serviks-2/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kanker serviks atau kanker leher rahim (sering juga disebut kanker mulut rahim) merupakan salah satu penyakit kanker yang paling banyak terjadi bagi kaum wanita. Setiap satu jam, satu wanita meninggal di Indonesia karena kanker serviks atau kanker leher rahim ini. Fakta menunjukkan bahwa jutaan wanita di dunia terinfeksi HPV, yang dianggap penyakit lewat hubungan seks yang paling umum di dunia.<br />
Di Indonesia, setiap satu jam, satu wanita meninggal karena kanker serviks<br />
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), infeksi ini merupakan faktor risiko utama kanker leher rahim. Setiap tahun, ratusan ribu kasus HPV terdiagnosis di dunia dan ribuan wanita meninggal karena kanker serviks, yang disebabkan oleh infeksi itu. Mengingat fakta yang mengerikan ini, maka berbagai tindakan pencegahan dan pengobatan telah dibuat untuk mengatasi kanker serviks atau kanker leher rahim.</p>
<p>Kanker serviks atau kanker leher rahim terjadi di bagian organ reproduksi seorang wanita. Leher rahim adalah bagian yang sempit di sebelah bawah antara vagina dan rahim seorang wanita. Di bagian inilah tempat terjadi dan tumbuhnya kanker serviks. Apa penyebab kanker serviks atau kanker leher rahim? Bagaimana cara pencegahannya? Serta bagaimana cara mengatasinya jika sudah terinfeksi HPV?</p>
<p>HPV</p>
<p>Kanker serviks disebabkan infeksi virus HPV (human papillomavirus) atau virus papiloma manusia. HPV menimbulkan kutil pada pria maupun wanita, termasuk kutil pada kelamin, yang disebut kondiloma akuminatum. Hanya beberapa saja dari ratusan varian HPV yang dapat menyebabkan kanker. Kanker serviks atau kanker leher rahim bisa terjadi jika terjadi infeksi yang tidak sembuh-sembuh untuk waktu lama. Sebaliknya, kebanyakan infeksi HPV akan hilang sendiri, teratasi oleh sistem kekebalan tubuh.</p>
<p>Penyebab dan Gejala Kanker Serviks</p>
<p>Kanker serviks menyerang daerah leher rahim atau serviks yang disebabkan infeksi virus HPV (human papillomavirus) yang tidak sembuh dalam waktu lama. Jika kekebalan tubuh berkurang, maka infeksi HPV akan mengganas dan bisa menyebabkan terjadinya kanker serviks. Gejalanya tidak terlalu kelihatan pada stadium dini, itulah sebabnya kanker serviks yang dimulai dari infeksi HPV dianggap sebagai &#8220;The Silent Killer&#8221;.</p>
<p>Beberapa gejala bisa diamati meski tidak selalu menjadi petunjuk infeksi HPV. Keputihan atau mengeluarkan sedikit darah setelah melakukan hubungan intim adalah sedikit tanda gejala dari kanker ini. Selain itu, adanya cairan kekuningan yang berbau di area genital juga bisa menjadi petunjuk infeksi HPV. Virus ini dapat menular dari seorang penderita kepada orang lain dan menginfeksi orang tersebut. Penularannya dapat melalui kontak langsung dan karena hubungan seks.</p>
<p>Ketika terdapat virus ini pada tangan seseorang, lalu menyentuh daerah genital, virus ini akan berpindah dan dapat menginfeksi daerah serviks atau leher rahim Anda. Cara penularan lain adalah di closet pada WC umum yang sudah terkontaminasi virus ini. Seorang penderita kanker ini mungkin menggunakan closet, virus HPV yang terdapat pada penderita berpindah ke closet. Bila Anda menggunakannya tanpa membersihkannya, bisa saja virus kemudian berpindah ke daerah genital Anda.</p>
<p>Buruknya gaya hidup seseorang dapat menjadi penunjang meningkatnya jumlah penderita kanker ini. Kebiasaan merokok, kurang mengkonsumsi vitamin C, vitamin E dan asam folat dapat menjadi penyebabnya. Jika mengkonsumsi makanan bergizi akan membuat daya tahan tubuh meningkat dan dapat mengusir virus HPV.</p>
<p>Risiko menderita kanker serviks adalah wanita yang aktif berhubungan seks sejak usia sangat dini, yang sering berganti pasangan seks, atau yang berhubungan seks dengan pria yang suka berganti pasangan. Faktor penyebab lainnya adalah menggunakan pil KB dalam jangka waktu lama atau berasal dari keluarga yang memiliki riwayat penyakit kanker.</p>
<p>Sering kali, pria yang tidak menunjukkan gejala terinfeksi HPV itulah yang menularkannya kepada pasangannya. Seorang pria yang melakukan hubungan seks dengan seorang wanita yang menderita kanker serviks, akan menjadi media pembawa virus ini. Selanjutnya, saat pria ini melakukan hubungan seks dengan istrinya, virus tadi dapat berpindah kepada istrinya dan menginfeksinya.</p>
<p>Deteksi Kanker Serviks</p>
<p>Bagaimana cara mendeteksi bahwa seorang wanita terinfeksi HPV yang menyebabkan kanker serviks? Gejala seseorang terinfeksi HPV memang tidak terlihat dan tidak mudah diamati. Cara paling mudah untuk mengetahuinya dengan melakukan pemeriksaan sitologis leher rahim. Pemeriksaan ini saat ini populer dengan nama Pap smear atau Papanicolaou smear yang diambil dari nama dokter Yunani yang menemukan metode ini yaitu George N. Papanicolaou. Namun, ada juga berbagai metode lainnya untuk deteksi dini terhadap infeksi HPV dan kanker serviks seperti berikut:</p>
<p>    IVA<br />
    IVA yaitu singkatan dari Inspeksi Visual dengan Asam asetat. Metode pemeriksaan dengan mengoles serviks atau leher rahim dengan asam asetat. Kemudian diamati apakah ada kelainan seperti area berwarna putih. Jika tidak ada perubahan warna, maka dapat dianggap tidak ada infeksi pada serviks. Anda dapat melakukan di Puskesmas dengan harga relatif murah. Ini dapat dilakukan hanya untuk deteksi dini. Jika terlihat tanda yang mencurigakan, maka metode deteksi lainnya yang lebih lanjut harus dilakukan.<br />
    Pap smear<br />
    Metode tes Pap smear yang umum yaitu dokter menggunakan pengerik atau sikat untuk mengambil sedikit sampel sel-sel serviks atau leher rahim. Kemudian sel-sel tersebut akan dianalisa di laboratorium. Tes itu dapat menyingkapkan apakah ada infeksi, radang, atau sel-sel abnormal. Menurut laporan sedunia, dengan secara teratur melakukan tes Pap smear telah mengurangi jumlah kematian akibat kanker serviks.<br />
    Thin prep<br />
    Metode Thin prep lebih akurat dibanding Pap smear. Jika Pap smear hanya mengambil sebagian dari sel-sel di serviks atau leher rahim, maka Thin prep akan memeriksa seluruh bagian serviks atau leher rahim. Tentu hasilnya akan jauh lebih akurat dan tepat.<br />
    Kolposkopi<br />
    Jika semua hasil tes pada metode sebelumnya menunjukkan adanya infeksi atau kejanggalan, prosedur kolposkopi akan dilakukan dengan menggunakan alat yang dilengkapi lensa pembesar untuk mengamati bagian yang terinfeksi. Tujuannya untuk menentukan apakah ada lesi atau jaringan yang tidak normal pada serviks atau leher rahim. Jika ada yang tidak normal, biopsi — pengambilan sejumlah kecil jaringan dari tubuh — dilakukan dan pengobatan untuk kanker serviks segera dimulai.</p>
<p>Mengobati Kanker Serviks</p>
<p>Jika terinfeksi HPV, jangan cemas, karena saat ini tersedia berbagai cara pengobatan yang dapat mengendalikan infeksi HPV. Beberapa pengobatan bertujuan mematikan sel-sel yang mengandung virus HPV. Cara lainnya adalah dengan menyingkirkan bagian yang rusak atau terinfeksi dengan pembedahan listrik, pembedahan laser, atau cryosurgery (membuang jaringan abnormal dengan pembekuan).</p>
<p>Jika kanker serviks sudah sampai ke stadium lanjut, maka akan dilakukan terapi kemoterapi. Pada beberapa kasus yang parah mungkin juga dilakukan histerektomi yaitu operasi pengangkatan rahim atau kandungan secara total. Tujuannya untuk membuang sel-sel kanker serviks yang sudah berkembang pada tubuh.</p>
<p>Namun, mencegah lebih baik daripada mengobati. Karena itu, bagaimana cara mencegah terinfeksi HPV dan kanker serviks? Berikut ini beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mencegah kanker serviks.</p>
<p>Mencegah Kanker Serviks</p>
<p>Meski kanker serviks menakutkan, namun kita semua bisa mencegahnya. Anda dapat melakukan banyak tindakan pencegahan sebelum terinfeksi HPV dan akhirnya menderita kanker serviks. Beberapa cara praktis yang dapat Anda lakukan dalam kehidupan sehari-hari antara lain:</p>
<p>    Miliki pola makan sehat, yang kaya dengan sayuran, buah dan sereal untuk merangsang sistem kekebalan tubuh. Misalnya mengkonsumsi berbagai karotena, vitamin A, C, dan E, dan asam folat dapat mengurangi risiko terkena kanker leher rahim.<br />
    Hindari merokok. Banyak bukti menunjukkan penggunaan tembakau dapat meningkatkan risiko terkena kanker serviks.<br />
    Hindari seks sebelum menikah atau di usia sangat muda atau belasan tahun.<br />
    Hindari berhubungan seks selama masa haid terbukti efektif untuk mencegah dan menghambat terbentuknya dan berkembangnya kanker serviks.<br />
    Hindari berhubungan seks dengan banyak partner.<br />
    Secara rutin menjalani tes Pap smear secara teratur. Saat ini tes Pap smear bahkan sudah bisa dilakukan di tingkat Puskesmas dengan harga terjangkau.<br />
    Alternatif tes Pap smear yaitu tes IVA dengan biaya yang lebih murah dari Pap smear. Tujuannya untuk deteksi dini terhadap infeksi HPV.<br />
    Pemberian vaksin atau vaksinasi HPV untuk mencegah terinfeksi HPV.<br />
    Melakukan pembersihan organ intim atau dikenal dengan istilah vagina toilet. Ini dapat dilakukan sendiri atau dapat juga dengan bantuan dokter ahli. Tujuannya untuk membersihkan organ intim wanita dari kotoran dan penyakit.</p>
<p>Hidup Sehat Tanpa Kanker Serviks</p>
<p>Kanker serviks bisa dicegah dan bisa diobati. Deteksi sejak dini dan rutin melakukan Pap smear akan memperkecil risiko terkena kanker serviks. Ubah gaya hidup Anda dan juga pola makan Anda agar terhindar dari penyakit yang membunuh banyak wanita di dunia ini. Dengan demikian, maka kesehatan serviks atau leher rahim lebih terjamin. Dengan penanganan yang tepat, kanker serviks bukanlah sesuatu yang menakutkan</p>
<p>Sumber : http://kumpulan.info/sehat/artikel-kesehatan/48-artikel-kesehatan/237-kanker-serviks-leher-rahim-pembunuh-wanita.html</p>
<p><a href="http://pernikmuslim.com/list/all/7-obatobatan-ala-nabi">Lihat Semuanya Disini Obat-obatan Ala Nabi </a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keladitikus.com/2012/05/14/kanker-serviks-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gejala Kanker Prostat</title>
		<link>http://keladitikus.com/2012/05/11/gejala-kanker-prostat-2/</link>
		<comments>http://keladitikus.com/2012/05/11/gejala-kanker-prostat-2/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 May 2012 03:29:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jenis Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Penyebab & Gejala Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[penelitian kanker]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keladitikus.com/?p=729</guid>
		<description><![CDATA[Pada stadium awal, kanker prostat biasanya tidak ada gejala. Gejala biasanya muncul setelah kanker telah berkembang ke tahap lanjut. Gejala kanker prostat menyerupai gejala BPH (benign prostatic hyperplasia) yaitu pembesaran prostat yang sering terjadi pada pria lanjut usia. Akibatnya, sulit &#8230; <a href="http://keladitikus.com/2012/05/11/gejala-kanker-prostat-2/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada stadium awal, kanker prostat biasanya tidak ada gejala. Gejala biasanya muncul setelah kanker telah berkembang ke tahap lanjut. Gejala kanker prostat menyerupai gejala BPH (benign prostatic hyperplasia) yaitu pembesaran prostat yang sering terjadi pada pria lanjut usia. Akibatnya, sulit untuk membedakan antara kedua penyakit ini sehingga deteksi dini sangat diperlukan untuk mendeteksi apakah itu adalah kanker prostat atau penyakit BPH.</p>
<p>Berikut adalah beberapa gejala umum dari kanker prostat atau BPH:</p>
<p>    Buang air kecil lebih sering dari biasanya, terutama pada malam hari<br />
    Kesulitan buang air kecil<br />
    Nyeri saat buang air kecil<br />
    Nyeri saat ejakulasi<br />
    Darah dalam urin, tapi gejala ini sangat jarang</p>
<p>Semua gejala ini adalah akibat langsung dari penyempitan uretra karena pembesaran prostat. Jika Anda memiliki gejala di atas, pergilah ke dokter. Sebagian besar pembesaran prostat bukan kanker dan dapat diobati dengan mudah.</p>
<p>Sumber : http://zonakesehatan.wordpress.com/2012/04/03/gejala-kanker-prostat/</p>
<p><a href="http://pernikmuslim.com/list/all/5-majalah-buku-islam">LIhat Semua Disini Majalah &#038; Buku Islam PM</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keladitikus.com/2012/05/11/gejala-kanker-prostat-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips mencegah kanker prostat</title>
		<link>http://keladitikus.com/2012/05/10/tips-mencegah-kanker-prostat/</link>
		<comments>http://keladitikus.com/2012/05/10/tips-mencegah-kanker-prostat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 May 2012 04:05:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jenis Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Penyebab & Gejala Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[penelitian kanker]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keladitikus.com/?p=727</guid>
		<description><![CDATA[Pengobatan.biz – Penyakit Kanker prostat terjadi ketika sel-sel prostat tumbuh lebih cepat daripada kondisi normal sehingga membentuk benjolan atau tumor yang memiliki keganasan. Kanker ini paling umum pada pria, terutama mereka yang berusia di atas 65 tahun. Kanker prostat memang &#8230; <a href="http://keladitikus.com/2012/05/10/tips-mencegah-kanker-prostat/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pengobatan.biz – Penyakit Kanker prostat terjadi ketika sel-sel prostat tumbuh lebih cepat daripada kondisi normal sehingga membentuk benjolan atau tumor yang memiliki keganasan. Kanker ini paling umum pada pria, terutama mereka yang berusia di atas 65 tahun. Kanker prostat memang menjadi suatu hal yang menakutkan bagi para pria, akan tetapi menurut penelitian, ada beberapa cara untuk mengurangi resiko terkena kanker prostat. Makanlah lebih banyak makanan rendah lemak, tinggi serat, atau makanan yang mengandung asam lemak omega- 3, seperti produk kacang- kacangan contohnya tahu sutra dan kacang kedelai, tomat dan makanan yang mengandung saus tomat, sayur – sayuran seperti brokoli, kembang kol dan kol serta ikan salmon, tuna dan sarden.</p>
<p>Para peneliti juga menemukan cara lain untuk membantu mengurangi resiko kanker prostat seperti meminum segelas anggur merah atau teh hijau, serta suplemen seperti vitamin D dan E serta selenium. Usia di atas 50 tahun memang merupakan salah satu faktor resiko untuk kanker prostat. Lebih dari 65 persen dari seseorang yang baru didiagnosa kanker prostat berusia 65 tahun ke atas. sebagai tambahan 90 persen dari kematian karena kanker prostat terdapat pada usia pria diatas 65,4 tahun. Berikut ini merupakan beberapa kiat yang bisa mengurangi resiko terkena kanker prostat :</p>
<p>Memperbaiki keadaan kesehatan umum.</p>
<p>Jaga agar berat badan Anda berada pada berat ideal untuk tinggi Anda. Jika Anda menderita obesitas maka temui ahli gizi untuk mengatur diet yang seimbang. Kombinasikan juga dengan kegiatan olahraga.</p>
<p>Minum banyak air. Air sangatlah esensial untuk kesehatan karena membantu mengurangi racun – racun dari dalam tubuh. Konsumsi air yang ideal setiap hari adalah 6 – 8 gelas sehari. Kopi dan teh tidak termasuk dalam konsumsi air.</p>
<p>Kurangi minum alkohol.</p>
<p>Makan makanan yang banyak mengandung likopen, contohnya tomat dan buah bit.</p>
<p>Makan makanan yang mengandung asam lemak omega-3 seperti kacang kedelai dan produknya seperti tofu, atau susu kacang kedelai, salmon, tuna dan sarden.</p>
<p>Makan makanan yang mengandung beta karoten seperti wortel</p>
<p>Kurangi konsumsi daging – dagingan dan lemak</p>
<p>Pastikan Anda mendapat cukup asupan selenium dan vitamin E</p>
<p>Kurangi stres dan depresi. Carilah kesibukan atau olahraga demi membantu menenangkan pikiran. </p>
<p>Sumber : http://pengobatan.biz/tips-mencegah-kanker-prostat.html</p>
<p><a href="http://pernikmuslim.com/list/all/10-sajian-halal">Lihat Semua Disini Sajian Halal Pernik Muslim</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keladitikus.com/2012/05/10/tips-mencegah-kanker-prostat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kanker Prostat Ditemukan Pada Mumi Kuno</title>
		<link>http://keladitikus.com/2012/05/09/kanker-prostat-ditemukan-pada-mumi-kuno/</link>
		<comments>http://keladitikus.com/2012/05/09/kanker-prostat-ditemukan-pada-mumi-kuno/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 May 2012 03:03:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jenis Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[penelitian kanker]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keladitikus.com/?p=722</guid>
		<description><![CDATA[Penemuan kanker prostat di mumi Mesir berusia 2.200 tahun menunjukkan, faktor genetika mungkin berperan lebih besar dalam perkembangan penyakit ini ketimbang faktor lingkungan, kata peneliti. Kelompok tim peneliti internasional mengidentifikasi kanker pada mumi Ptolemic, yang disimpan di Museum Arkeologi Nasional &#8230; <a href="http://keladitikus.com/2012/05/09/kanker-prostat-ditemukan-pada-mumi-kuno/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Penemuan kanker prostat di mumi Mesir berusia 2.200 tahun menunjukkan, faktor genetika mungkin berperan lebih besar dalam perkembangan penyakit ini ketimbang faktor lingkungan, kata peneliti.<br />
Kelompok tim peneliti internasional mengidentifikasi kanker pada mumi Ptolemic, yang disimpan di Museum Arkeologi Nasional Lisbon, menggunakan teknik computerised tomography (CT) scan.</p>
<p>Mumi yang dikenal sebagai M1 itu berukuran sekitar 65 cm dan merupakan mumi pria dewasa yang hidup antara 285-30SM, dan berusia 51-60 tahun ketika ia meninggal, seperti yang dilansir oleh uk.health.lifestyle.yahoo.</p>
<p>Gambar CT mengungkap adanya lingkaran kecil, bundar, luka mendalam pada tulang yang kebanyakan ditemukan pada panggul, tulang belakang dan di dekat tungkai. Ini semua merupakan indikasi dari kanker prostat.</p>
<p>&#8220;Luka pada tulang dianggap sangat mungkin merupakan bagian dari kanker prostat metastatik,&#8221; tulis para peneliti dalam Jurnal Internasional Paleopathology.</p>
<p>Ini merupakan kasus kanker prostat tertua di Mesir dan merupakan kasus tertua kedua di dunia, kata para peneliti.</p>
<p>Gaya hidup dan lingkungan sering disebut sebagai faktor penentu dalam perkembangan berbagai jenis kanker.</p>
<p>Namun, Profesor Salima Ikram dari Universitas Amerika di Kairo mengatakan: &#8220;Kami mulai melihat penyebab kanker yang utama bukanlah faktor lingkungan, namun lebih banyak genetis.</p>
<p>&#8220;Kondisi di zaman kuno sangat berbeda; tidak ada polutan atau makanan yang direkayasa. Ini membuat kami yakin bahwa penyakit ini tak selalu dikaitkan dengan faktor industri.&#8221;</p>
<p>Prof Ikram mengatakan, lebih banyak orang meninggal karena kanker saat ini karena mereka memiliki rentang hidup lebih lama. &#8220;Harapan hidup masyarakat Mesir kuno berkisar 30 sampai 40 tahun, ini berarti bahwa mereka yang menderita penyakit tersebut barangkali karena alasan lain dari perkembangannya.&#8221;</p>
<p>Ia menambahkan: &#8220;Temuan semacam ini membawa kita satu langkah lebih dekat untuk menemukan penyebab kanker, dan, pada akhirnya, mencari obat dari penyakit yang telah lama mengepung manusia.&#8221;</p>
<p>Deteksi awal kanker prostat di dunia berasal dari kerangka berusia 2.700 tahun milik seorang raja Scythian di Rusia, para ilmuwan menduga bahwa kanker cukup lazim di masa lalu, meskipun kasus yang tercatat cukup langka.</p>
<p>Sumber : http://daengmatterru.blogspot.com/2012/03/kanker-prostat-ditemukan-pada-mumi-kuno.html</p>
<p><a href="http://pernikmuslim.com/list/all/7-obatobatan-ala-nabi">Lihat Disini Semua Obat-Obatan Ala Nabi</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keladitikus.com/2012/05/09/kanker-prostat-ditemukan-pada-mumi-kuno/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
